BANDA ACEH – Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (FE UNMUHA) menunjukkan eksistensinya dalam dunia kewirausahaan melalui penyelenggaraan Bazar UMKM pada ajang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Aisyiyah Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 20-22 Oktober 2023, di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh.
Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara FE UNMUHA dengan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Aceh, sebagai upaya memperkuat pilar ekonomi di lingkungan persyarikatan.
Implementasi Nyata Mata Kuliah Kewirausahaan
Bazar ini bukan sekadar aktivitas dagang biasa, melainkan implementasi langsung dari kurikulum berbasis praktik pada mata kuliah Kewirausahaan. Wakil Dekan III FE UNMUHA, Syamsidar, S.E., M.Si., Ak., CA., yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif dalam mengemas produk agar memiliki nilai jual tinggi.
“Kegiatan ini bertujuan melatih mahasiswa melakukan aktivitas bisnis secara riil, mulai dari riset pasar hingga pelayanan konsumen. Kami ingin menumbuhkan minat wirausaha agar setelah lulus nanti, mereka mampu membangun ekosistem bisnis sendiri,” ujar Syamsidar.
Promosi Produk Lokal dan Industri Kreatif
Sebanyak 10 mahasiswa perwakilan dari setiap Prodi di lingkungan FE UNMUHA terlibat aktif dalam memasarkan berbagai produk unggulan, antara lain:
-
Souvenir & Handcraft: Karya kreatif berbasis kerajinan tangan lokal.
-
Fashion: Berbagai koleksi jilbab dan busana Muslimah.
-
Kuliner: Aneka makanan dan minuman hasil produksi mahasiswa dan UMKM mitra.
Syamsidar menambahkan bahwa Bazar ini juga menjadi ajang promosi bagi industri kreatif di Aceh untuk meningkatkan ekonomi mahasiswa sekaligus memperluas pasar produk-produk Aisyiyah agar lebih dikenal masyarakat luas.
Membangun Mentalitas Produktif
Melalui partisipasi dalam Rakerwil Aisyiyah Aceh, mahasiswa diharapkan memiliki mentalitas yang kuat dalam menghadapi dinamika pasar.
“Kami berharap para mahasiswa selaku pelaku UMKM pemula dapat terus meningkatkan produktivitas dan kreativitasnya. Ini adalah langkah awal untuk mencetak lulusan yang mandiri dan berjiwa entrepreneur,” pungkas Syamsidar.

