Wujudkan Kepedulian Sosial, Dosen Agribisnis Unmuha Gelar Pengabdian Masyarakat di Rumah Penyantun Muhammadiyah

BANDA ACEH – Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Aceh kembali melaksanakan aksi nyata Catur Dharma melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen menyambangi Rumah Penyantun Muhammadiyah yang berlokasi di Punge Blang Cut, Banda Aceh, pada Rabu (24/05/2023).

Kegiatan ini merupakan bentuk dedikasi akademisi Agribisnis dalam memberikan kontribusi positif bagi institusi amal usaha Muhammadiyah serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Edukasi dan Berbagi Keceriaan

Agenda PKM ini dihadiri langsung oleh jajaran Dosen Tetap Prodi Agribisnis Unmuha. Selain menyalurkan bantuan sosial, tim dosen juga memberikan motivasi serta edukasi ringan mengenai pentingnya kemandirian ekonomi dan pengenalan dunia pertanian sejak dini kepada anak-anak asuh di rumah penyantun tersebut.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pimpinan Rumah Penyantun Muhammadiyah beserta seluruh anak-anak penghuni panti. Suasana keakraban tampak menyelimuti pertemuan saat tim dosen berdialog langsung untuk menyerap aspirasi mengenai pengembangan unit usaha kecil yang dapat dilakukan di lingkungan penyantun.

Implementasi Nilai-Nilai Al-Ma’un

Ketua Prodi Agribisnis Unmuha, Agusnawan Linu Ibrahim, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar formalitas akademik, tetapi merupakan implementasi dari ideologi Al-Ma’un yang diajarkan oleh K.H. Ahmad Dahlan.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, Prodi Agribisnis memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung perkembangan panti asuhan kita. Kami berharap kehadiran dosen di sini dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk tetap semangat menuntut ilmu dan memiliki cita-cita tinggi, termasuk menjadi pengusaha agribisnis di masa depan,” jelas Agusnawan.

Sinergi Berkelanjutan

Pimpinan Rumah Penyantun Muhammadiyah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kepedulian dari dosen Agribisnis Unmuha. Ia berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan teknis, seperti pemanfaatan lahan sempit untuk apotek hidup atau budidaya tanaman hortikultura guna mendukung ketahanan pangan panti.

Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan secara simbolis dan foto bersama yang menggambarkan sinergi antara dunia akademik dan lembaga kesejahteraan sosial Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *